Zaman sudah berubah ketika penetrasi internet 4G dikembangkan dan kemudian disebarluaskan kepada ummat manusia. Jam kerja yang mengikat orang dari jam 09.00-17.00 atau sering disebut nine to five sudah tidak relevan dengan kehidupan manusia saat ini. Sudah obsolete. Dan atas nama kebebasan finansial, saat ini orang tidak lagi menempuh jalan panjang demi sebuah karir. Mereka bebas menjadi apapun dan siapapun selama internet mengalir di gawai mereka sebagaimana darah yang terus mengalir di dalam dirinya.
Belakangan ini, kata passion seringkali didengungkan untuk mendorong setiap orang berani mengejar mimpinya. Setidaknya, berani untuk bermimpi. Betapa tidak, jika 20 tahun lalu kita masih mendengar cita-cita yang bentukannya sama dan terkesan template, seperti dokter, guru, ataupun pilot. Namun saat ini, telah muncul ragam jenis pekerjaan dan karir yang keuntungannya tidak bisa dianggap main-main seperti content-creator, digital marketer, bahkan jika ada orang tua melihat anaknya hanya asyik berhadapan dengan layar dan scroll sepanjang hari dengan sedang membuka facebook, instagram ataupun tiktok, percayalah bahwa mereka sedang belajar untuk menjadi social media specialist. Orang tua 40 tahunan ke atas pasti tercengang bahwa ada jenis pekerjaan yang dibayar hanya untuk bermain handphone. Setidaknya itu yang mereka pikirkan.
Mungkin itulah passion. Orang yang bekerja sesuai passion akan mengeluarkan potensi terbaiknya karena dophamine mereka bekerja dengan baik saat mereka melakukannya. Seorang teman, berdandan rapih setiap pagi dan hidup berpindah-pindah dari satu tempat kopi ke tempat kopi lain dengan membawa laptop dan Smartphone untuk bekerja. Ia adalah seorang freelancer yang bekerja sebagai konsultan beberapa perusahaan yang mengharuskannya memantau kinerja clientnya agar bekerja dengan baik. Ia tidak memiliki kantor tetap. Tidak memiliki struktur jabatan. Namun yang pasti jumlah uang di rekeningnya melebihi dari sebagian pembaca tulisan ini.
Jika kita melihat fenomena-fenomena yang terjadi bagaimana seorang content creator di sosial media, entah itu youtube, facebook, tiktok atau lainnya selalu dikaitkan dengan berapa banyak penghasilan yang didapatkan, bisa jadi mereka malah mendapatkan pemasukan yang jauh lebih besar dari orang yang bekerja di sektor formal.
Segampang itukah memulai karier yang dimulai dari sebuah passion dan Hobi?
Tidak. Tentu saja tidak. apapun itu, jika kamu telah menjadikan hobi sebagai jalan pilihan kariermu, maka hobimu tidak lagi hobi. Kemampuan itu harus ditempa dan ditingkatkan hingga kamu mampu bersaing dengan para freelancer lainnya. Kuncinya adalah disiplin dan tekun dalam bekerja. Orang yang bekerja dengan passion akan mencintai pekerjaannya lebih dari apapun sehingga ia akan melakukan pekerjaan seefektif dan sebaik mungkin.
Seorang yang menjadikan hobi dan passion sebagai pilihan kariernya harus mengedepankan profesionalisme dalam bekerja karena ia tahu saat ia memulai kariernya he is nothing at all. Jadi, setiap kali ia menerima pekerjaan maka ia akan bekerja dengan sungguh-sungguh, tanpa pilah pilih mana yang client besar mana yang client kecil. Sebagaimana seorang penyanyi ataupun standup comedian, yang harus tampil mengesankan, baik didepan penonton yang jumlahnya 50 orang, 5.000 orang atau saat ia live di layar kaca.
Bagaimana menentukan passion yang tepat untuk karir anak anda kelak ?
Tidak usah bingung. Pamekasan berbakat memiliki kelas minat bakat dan konseling untuk melihat potensi minat bakat anak anda. Dengan mengetahui minat dan bakat anak anda sejak dini, maka kita sebagai orang tua bisa bersiap untuk masa depan anak yang lebih baik.
Setelah dilakukan tes terhadap anak, kedua orang tua akan dipanggil disesi bimbingan khusus orang tua. Di dalam sesi bimbingan tersebut, akan dijabarkan dengan rinci tentang minat dan bakat anak anda. Jika anak anda memiliki bakat di bidang programming, desain dan enterpreunership maka anak anda akan diarahkan untuk mengambil kelas-kelas yang tersedia di Pamekasan Berbakat.
Yuk deh kenali bakat dan minat anda sejak dini agar kesuksesan selalu menyertai buah hati anda di masa depan.
*penulis adalah kain usang diantara orang-orang hebat di Pamekasan Berbakat, Satiris dan dikenal sebagai @tsabbitaqdami